Light novel indo Novel indo Isekai novel indo

Hail the king chapter 38

Memecatmu? Aku tak bilang aku akan memecatmu.”
Fei bingung dengan ekspresi panik Elena, “Elena, kau pasti salah mengerti apa yang kukatakan. Aku hanya berencana untuk bertarung dengan monster sendiri. Setelah aku menyelesaikan quest, aku akan membawamu untuk menyelesaikan quest-ku selanjutnya.”
“Tapi aku….”
Setelah mendengarkan penjelasan dari Fei, Elena sudah agak lega. Akan tetapi, ia masih berusahan untuk meyakinkan Fei agar membolehkan dirinya ikut, sebagian karena ia tak ingin berpisah dari Fei, dan sebagian karena meninggalkan seorang master benar-benar sangat memalukan untuk para rogue perempuan.
“Oke, waktuku sangat mepet, jadi aku akan menjelaskan selebihnya lain kali.”
Meskipun Fei senang berada didekat mercenary seksi, ia tak punya waktu untuk dibuang mengingat semua bahaya di dunia nyata. Ia memotong Elena yang ingin berbicara dan melangkah masuk portal. Agar Elena tak mengikutinya, ia bahkan langusng menutup portal setelah ia melangkahkan kaki kembali ke Tristam.
Elena menatap kosong, memandangi tempat dimana portal tersebut muncul. Ekspresi di wajahnya sangat kompleks. Ada kesedihan, kecewa…. Dan kebahagiaan. Sebuah senyuman muncul seraya wajahnya memerah tanpa disadari.
……
……
“Huah!”
Hal pertama yang Fei lakukan setelah ia menutup portal adalah menggunakan seruannya – [Howl].
Skill-nya tersebut benar-benar efektif. Suatu kekuatan mengerikan dan misterius menyebar kesekitarnya saat ia mulai mengaum. Dan teriakannya tersebut membuat [Skeleton Archer] yang memandangi portal berlari terpencar karena ketakutan.
“Ini adalah kesempatannya!”
Fei bergegas kearah mereka dan menghantamkan sisi tajam kapaknya ke punggung mereka. Beberapa pasang tengkorak langsung terbunuh seketika. Setelah sekitar 10 detik, [Howl] sudah tak berpengaruh dan para monster berbalik dan menyerbu kembali kearahnya.
Fei menggunakan [Howl] lagi. Di dunia Diablo, selama karakter masih mempunyai cukup daya (Fury/Mana), mereka bisa dengan seenaknya menggunakan kemampuan mereka; tak ada jeda ataupun syarat-syarat seperti mantra. Fei sudah menyiapkan beberapa botol [Minor Mana Potions], yang membuatnya bisa menggunakan [Howl] sebanyak yang ia perlukan.
Setelah [Howl] ke-sebelas, para [Skeleton Archer] sudah bersih total. Di tanah, ada dua magic item biru dari dua mini-boss dan ada banyak item biasa lainnya. Fei tak mengidentifikasinya dan dengan enteng melemparkan semuanya kedalam [Slot Item]-nya.
Seraya ia mendekat ke tengah Tristam, jenis monster baru mulai muncul – [Tainted] (Yang Ternodai).
Mereka tampak seperti Ipotanes dari mitologi yunani, setengah manusia dan setengah kambing – yang beda adalah mereka mempunyai kepala banteng sebagai ganti kepala manusia mereka. Sabit besar mereka juga memberikan banyak damage.
Akan tetapi, jenis monster jarak dekat seperti ini bukanlah ancaman untuk Barbarian.
Fei terus menggunakan taktik rendahan [Howl[ miliknya dan membersihkan kerumunan [Tainted]. Disana juga ada mini-boss [Tainted Leader] (Pimpinan Yang Ternodai) yang memiliki banyak darah, tapi Fei dengan mudah membunuhnya. Dua lagi magic item biru terjatuh, tapi Fei tak punya waktu untuk mengambilnya.
Semua suara yang muncul dari pertarungan dengan [Skeleton Archer] dan [Tainted] sudah menarik perhatian dari boss terakhir dari Tristam – Griswald.
Mantan Paladin tersebut berlari keluar dari reruntuhan bangunan yang diselimuti oleh api neraka. Griswald sudah berubah menjadi iblis. Perbedaan antara iblis lainnya dan monster dengan dirinya adalah Griswald masih terlihat seperti manusia. Tak ada tanda-tanda ia berubah menjadi iblis, selain dari kedua mata yang berwarna merah darah. Kematian, kekejaman, kekerasan, kebuasan, dan penuh darah adalah perasaan yang bisa Fei lihat dari kedua mata Griswald. Griswald tampak mengerikan.
Griswald adalah Paladin yang kuat. Setelah kejatuhannya, ia menjadi semakin kuat. Meskipun kehilangan anugrah yang diberikan oleh Dewa, kekuatan iblis barunya membuatnya menjadi semakin bengis dan efektif sebagai mesin pembunuh. Ia bergerak cepat; setelah ia melihat Fei, ia berteriak dan berlari kearahnya. Tinjunya datang kepada Fei seperti halilintar.
Fei menghadang tinjunya dengan tameng yang dibawanya.
Fei merasakan kekuatan besar menghantam tamengnya. Ia terpental kebelakang beberapa langkah meskipun ia memiliki kekuatan sebagai barbarian. Ia juga merasakan sensasi terbakar, yang dengan cepat menyebar keseluruh tubuhnya. Fei merasa seolah darahnya sedang terbakar dari dalam; rasa sakitnya meresap dalam hingga ke tulangnya. Ini adalah kekuatan iblis yang didapatkan oleh Griswald – tambahan damage api neraka yang bisa menembus tameng.
Fei mengganti senjatanya dan kapak besar dua tangan muncul dalam genggamannya.
“Whuussh, wuussh, whussh!” Fei menyerang tiga kali. Cahaya terefleksikan dari ujung tajam kapaknya. Ketiga serangannya mengenai Griswald dan kekuatan brutalnya meninggalkan luka yang tampak di tubuhnya. Boss terakhir tersebut berteriak kesakitan; serangannya sudah menurunkan batang darah dari boss Tristam tersebut sebanyak 1/10.
“Hahah, luar biasa! Kalau aku bisa mengenainya kurang lebih dua puluh lima kali, ia pasti akan mati.”
Fei penuh semangat karena ia punya kesempatan untuk mengalahkan boss terakhir. Ia meneguk sebotol [Minor Healing Potion] dan bertahan dalam rentetan serangan agresif dari Griswald. Ia mengayunkan kapaknya dengan agresif pada Girswal, tapi kali ini hanya dua serangan yang mengenainya.
Untungnya, Paladin yang telah kotor ini tak terlalu pandai. Meskipun ia mempunyai kekuatan dan daya yang luar biasa, ia tak bisa menggunakannya dengan baik. Ia hanya bisa melemparkan tinju kuat opada Fei, yang mana tak terlalu susah dilawan.
Fei terus menerus mundur saat ia bertarung. Mereka berdua dengan cepat keluar dari kota.
Dengan begini meskipun ada banyak keributan selama pertarungan, suaranya tak akan menarik perhatian monster dan iblis yang ada di reruntuhan bangunan. Kalau semua monster di kota tertarik, situasinya akan menjadi terlalu berbahaya.
Agar aman, Fei berbalik dan berlari menjauh untuk mendapatkan jarak tambahan. Ia menggunakan [Town Portal Scroll] untuk membuka portal kembali ke [Rogue Encmapment]. Kalau situasinya menjadi terlalu berbahaya, ia akan meneguk sebotol [Minor Healing Potion] dan kembali berlari ke perkemahan.
Akan tetapi, ia menemukan kalau ia terlalu berhati-hati. Setelah meneguk empat botol [Minor Healing Potion], Fei dengan sukses membunuh boss terakhir dari Tristam.
Griswald jatuh saat Fei mendaratkan kapaknya keatas kepalanya. Banyak koin emas dan item terjatuh dari mayatnya.
Cahaya yang muncul hampir membutakan mata Fei, tapi ia menemukan item berwarna hijau.
“Sialan! Sebuah item set?”
Fei terkejut menemukan keberuntungannya. Item hijau adalah milik sebuah set. Item ini benar-benar sangat sulit didapatkan. Meskipun Fei mengharapkan sesuatu yang bagus dari boss akhir, ia masih cukup terkejut saat ia mendapatkan item set.
Ia tak bisa menunggu untuk mengambilnya dan memeriksanya dengan seksama. Item tersebut adalah pakaian pelindung yang tampak bagus dan berkilau dengan sinar hijau diseluruh bagian, tapi item tersebut membutuhkan identifikasi untuk menunjukkan semua atributnya.
Fei menggunakan [Identify Scroll] tanpa ragu.
“Ding!” nama dan atribut dari item tersebut muncul dihadapan Fei.

[Artic Furs]
Defence (Pertahanan): + 48
Durability (Ketahanan): 20/20
Required Strength (Strength yang dibutuhkan): 12
Required Level (Level yang dibutuhkan): 2
Special Properties (Atribut Spesial): + 303% Enhanced defence (Meningkatkan Pertahanan), +10 all Resistance.
Catatan: Set termasuk : 【Arctic Furs】, 【Arctic Binding】, 【Arctic Horn】, 【Arctic Mitts】. Bonus atribut akan diberikan tergantung seberapa banyak item set yang dipakai.
……
Hasilnya agak mengecewakan.
[Artic Furs] adalah item dalam set [Artic Gear]. Dan set yang cocok untuk Amazon, tapi tak cocok untuk Barbarian.
Akan tetapi, atribut dari [Artic Furs] cukup bagus; dan lebih bagus daripada pakaian pelindung yang Fei pakai. Peningkatan pertahanan dan resistensi benar-benar berharga, jadi ia langsung menggunakanya saat itu juga.
Selain dari set item hijau, juga ada rare item kuning dan sepasang magic item biru.
Akan tetapi Fei tak mengambilnya.
Setelah menghabisi boss Griswald, [Skeleton Archers] dan [Tainted], tak ada lagi monster dan iblis yang menjadi ancaman untuk Fei. Ia memutuskan untuk menyelamatkan Cain terlebih dauhulu. Tak akan ada siappun yang mencuri item miliknya.
Fei mengistirahatkan kapaknya di pundaknya dan mulai berjalan kembali ke Tirstam.
Beberapa [Spike Fiends] yang berteriak menyerang Fei, tapi mereka semua berubah menjadi experience untuk Fei dalam beberapa detik. Selanjutnya, [Zombie] juga mengikuti langkah mereka; setelah sekitar lima menit, semua monster dan iblis disapu bersih.
Fei menemukan Cain terkurung dalam sangkar dalam pohon di tengah Tristam.
“Selamatkan Aku! Pengelana muda, kemari dan selamatkan aku!”
Setelah ia melihat Fei, Cain mulai berteriak seolah ia baru menelan Viagra dan melihat seseorang berlari bugil. Nadanya benar-benar tinggi hingga suaranya lebih menyakitkan untuk didengar daripada mendengar para monster. Suaranya terdengar seperti suara seorang yang lubang pantatnya ditusuk dengan tongkat.
“Whussh!”
Fei mengayunkan kapaknya dan tali yang menahan sangkarnya di pohon terbelah menjadi dua.
Kurungan kayu tersebut jatuh ke tanah dan hancur berkeping-keping.
Pria tua ‘cabul’ itu bergegas keluar dari kurungannya. Ia bahkan tak mengatakan terima kasih; langsung membuka portal dan berlari kedalamnya seperti anjing gila.
“Orang tua sialan, ia bahkan tak mengatakan terimakasih!”
Fei memandangi portal yang dengan cepat tertutup. Fei harus mengakui kecepatan berlari Cain; bahkan Fei tak bisa berlari secepat itu sebagai seorang barbarian yang kuat.
Fei mengangkat jari tengahnya kemana portal tersebut berada untuk menunjukkan perasaannya. Setelah itu, Fei mulai membersihkan medan pertarungannya. Ia melemparkan semua item ke dalam [Slot Item]-nya dan kembali ke [Rogue Encampment] menggunakan portal yang ia buka saat bertarung melawan Griswald.
Ia tak tahu kemana Elena pergi; ia tak ada dimanapun di dekat portal. Fei memutuskan untuk pergi ke Akara untuk mendapatkan hadiah dari quest-nya.
Upahnya sederhana. Pendeta perempuan murahan itu memberikan Fei diskon VIP pada apapun yang ia jual, dan Cain yang baru saja diselamatkan oleh Fei akan mengidentifikasi item miliknya dengan cuma-cuma.
Dibandingkan dengan kompleksitas quest-nya, upah yang diberikan benar-benar sangat kurang, sama seperti sesuatu yang diberikan pada peminta-minta. “Akara dan Cain benar-benar murahan hingga keakar!” pikirnya.
Ia mulai membagi atribut-nya dan skill poin setelahnya. Setelah ia membunuh Paladin yang terjatuh, Griswald, Fei sudah naik ke level 12. Ini melampaui tujuan Fei yaitu level 10 saat ia memasuki dunia ini. beberapa porsi dari experience yang ia dapatkan adalah bonus karena memiliki Elena sebagai pengikutnya.
25 poin atribut disebarkan ⅗ untuk [Strength] dan ⅖ untuk [Vitality]. Untuk skill poin yang berharga, Fei menambahkan satu poin untuk [Taunt], untuk menarik monster agar bertarung melawannya, satu poin pada [Sword Mastery] (Keahlian Pedang), dan satu poin untuk [Polearm Mastery] dan dua poin untuk [Leap] (Lompatan), yang membuat Fei bisa melompat dan mendorong musuhnya menjauh dari wilayah tempatnya mendarat.
Setelah itu, Fei memeriksa [Status Karakter]-nya.

Gamer: Fei
Class: Barbarian
Level: 12
Experience: 95414/112725
Strength: 66
Dexterity: 20
Intelligence: 10
Vitality: 44
Damage: 30-55
Accuracy: 169
Defence: 77
Endurance: 37
Health: 157
Resource (Fury): 19
Fire-Resistance: 10
Cold-Resistance: 10
Lightning-Resistance: 25
Poison-Resistance: 10
……
Stats ini membuat Fei tenang. dari pengalaman sebelumnya, seorang Barbarian level 12 memiliki kekuatan setara dengan pendekar dua bintang di dunia nyata; tapi dengan tambahan skill miliknya, ia bisa bertarung melawan pendekar bintang tiga tanpa masalah. Fei yakin kalau ia bisa memaksa Landes mundur tanpa terluka kalau ia bertarung melawannya lagi.
Tentu saja, Fei hanya bisa memaksanya mundur. Kalau ia ingin mengalahkannya atau bahkan membunuhnya, ia perlu berada di sekitar level 20.
…..
Fei pergi ke pekerja gratis Cain untuk membuat semua item-nya ter-identifikasi. Cain banyak bicara, tapi waktu Fei sangat sempit. Setelah semua identifikasi selesai, Fei bergegas pergi sebelum Cain bahkan bisa menghentikannya.
Ia pergi ke tenda yang tak berpenghuni dan melihat lagi dengan seksama seluruh item miliknya.
Item rare kuning yang didapatkannya adalah busur pendek. Benda tersebut tampak sederhana, tapi sangat bermutu. Benda tersebut disebut [Boreal Razor Bow]. Dan memiliki atribut yang bagus, tapi Fei tak bisa menggunakannya.
Ia berpikir kalau Elena mungkin bisa menggunaknanya, jadi ia memutuskan untuk memberikan busur tersebut kepadanya lain kali saat bertemu dengannya. “Kalau ia benar-benar tersentuh… eh…. Bisakah aku bercinta dengan gadis dari dunia Diablo?” Fei berpikir tanpa mengenal malu.
Sisa magic item biru lainnya biasa saja, jadi ia menjual semuanya pada pandai besi Charsi. Dengan tambahan 20,000 koin emas, Fei sekarang memiliki total 40,080 koin emas.
Setelah semuanya beres dan selesai, ia memulai rencananya.
Ia pergi ke Akara terlebih dahulu dan membeli 5 botol [Normal Healing Potions] yang lebih efektif dibandingkan dengan [Minor Healing Potions], dan dua botol [Stamina Potions] dengan diskon 10%. Ia kembali ke tenda tak berpenghuni dan mencoba berkomunikasi dengan suara misterius nan dingin di kepalanya.
“Apa kau disana? Aku perlu menukar lima botol [Normal Healing Potions], 2 botol [Stamina Potions] dan 1 [Town Scroll Portal.”
Hening.
Setelah lima, enam detik, sebuah suara merespon –
“Sesuai dengan keinginanmu…. Tiap botol [Normal healing Potion] berharga 5,000 koin emas untuk ditukar dengan keberhasilan sebesar 25%. Tiap botol [Stamina Potion] berharga 2,000 koin emas untuk ditukar dengan kemungkinan sukses 35%….. levelmu masih belum cukup tinggi untuk menukar [Town Scroll Portals]….. Totalnya adalah 29,000 koin emas. Konfirmasi diperlukan.”
Harganya berada dalam perkiraan Fei. Satu-satunya hal yang mengejutkan untuknya adalah ia tak bisa menukarkan [Town Scroll Portal] karena levelnya. “Jadi ada faktor lain selain mata uang dan kemungkinan sukses… aku hanya belum menemukan semuanya.” Pikir Fei.
Tapi dari respon suara tersebut, Fei menemukan beberapa pola –
Semakin berharga dan kompleks sebuah item yang diinginkan, semakin mahal harganya, semakin  rendah kemungkinan sukses dan lebih banyak batasan yang muncul. Dibandingkan [Normal Healing Potion] yang seharga 5,000 koin untuk ditukar dengan kemungkinan sukses 25%, [Stamina Potion] lebih sedikit rendah, jadi hanya berharga 2,000 koin emas untuk menukarnya dan kemungkinan suksesnya adalah 30%.
“Apa kau masih ingin menukarkan?”
Setelah tak mendapatkan respon dari Fei, suara tersebut bertanya lagi. Kali ini, suara tersebut terdengar agak tak sabar.
“Baik, setuju!”
Fei menjawab dengan cepat setelah suara tersebut menghentikan pikirannya.
“Ding! Menghitung penukaran…. Koin emas mencukupi… 5 botol [Normal Healing Potions] dengan kemungkinan sukses 25%…. menghitung….. 2 botol berhasil ditukarkan, 3 botol gagal di tukarkan…. 2 botol [Stamina Potions] dengan kemungkinan sukses 30%…. Menghitung…. 1 botol berhasil ditukarkan, 1 botol gagal ditukarkan.”

Share:

0 comments:

Post a Comment

Blogroll

BTemplates.com

Search This Blog

Powered by Blogger.

Pages